Monster

Setelah membaca reviewnya di blog anubis, saya pun tertarik untuk membaca komik ini dan seperti yang dikatakan dalam reviewnya, komik karangan urasawa naoki ini benar – benar bagus. saking bagusnya komik ini pernah mendapatkan penghargaan Shogakuan Manga award pada tahun 2001.

bercerita tentang seorang dokter muda berpotensial asal jepang, Kenzo tenma. Ia bekerja di Rumah sakit Eisler Memorial, Dusseldrof yang merupakan salah satu rumah sakit terkenal di Jerman. disana ia merupakan dokter bedah terbaik dan sangat disenangi oleh pasiennya karena sifatnya yang ramah. tapi sayangnya Tenma tidak begitu suka dengan keadaan rumah sakit yang lebih mementingkan materi dan reputasi. jadi jika ada dua pasien, yang satunya orang biasa terus yang satunya lagi orang terkenal maka yang diprioritaskan untuk dioperasi adalah orang terkenal itu meski yang lebih dulu datang adalah orang biasa itu. karena Tenma dokter terbaik disitu pastilah mudah baginya untuk menyelamatkan nyawa orang terkenal itu terus sayangnya dokter yang menangani orang biasa itu gagal dan pasiennya meninggal. kerabat pasien itupun protes terhadap tenma, disitulah Tenma menyadari bahwa nyawa itu sama, tidak boleh pilih pilih.

Nah, pada hari – hari berikutnya, kejadian serupa terulang lagi. ada pasien yang butuh di operasi segera yaitu walikota ama anak kembar yang bernama Johan liebert dan Anna liebert . biar rumah sakitnya terkenal, sang manajer rumkit , Heinemann, menyuruh tenma untuk mengoperasi walikota. tapi tenma menolak dan lebih memilih mengoperasi anak itu karena lebih dulu datang. karena kejeniusannya itu si anak kembar selamat terus dokter yang menangani walikota itu meninggal . bisa ditebak, Heinemann marah – marah dan memecat tenma dari jabatannya.

hari – hari berikutnya lagi, si anak kembar itu menghilang dan Heinemann beserta asisten dokter yang membenci Tenma meninggal secara misterius. Polisi menuduh Tenma sebagai pembunuhnya dengan motif balas dendam karena sudah dipecat. karena merasa tidak bersalah Tenmapun membantah. Ia memberitahu orang yang sebenarnya membunuh mereka adalah Johan Liebert. tentu saja polisi tidak percaya mengingat si Johan itu masih anak – anak dan tidak mungkin membunuh dokter tersebut karena tidak memiliki motif.

ia merasa bersalah dan sedikit menyesal karena telah menyelamatkan “monster” pembunuh yang seharusnya akan mati itu. padahal ia sudah yakin telah melakukan hal yang benar karena telah menyelamatkan nyawa seorang anak dan betapa terkejutnya Tenma beigut menyadari bahwa yang ia selamatkan adalah seorang pembunuh. karena sudah karena sudah tidak punya tempat lagi di rumah sakit itu, ia membuang segalanya mulai dari jabatan, pekerjaan, bahkan tungangannya Eva, untuk mengejar monster itu dan membunuhnya sehingga polisi pun menganggap Tenma sebagai buronan. berhasilkah Tenma mewujudkan keinginannya itu? saksikan petualangan menarik lanjutannya di komik monster.

fokus cerita komik monster ini sebenarnya sederhana yaitu seorang tenma yang ingin mencari Johan sang monster pembunuh darah dingin berkharisma tinggi sehingga hanya dengan menatap saja ia sudah bisa membunuh dengan mudah. tapi dalam pencarian tenma itu, begitu banyak kejadian – kejadian menarik mulai dari menemukan teman – teman yang banyak membantunya hingga teka – teki yang begitu pintar. Apalagi dalam menceritakan itu semua si pengarang komik jenius ini menggunakan alur maju – mundur sehingga kita akan ketagihan terus untuk membacanya. jadi bagi  kamu yang suka dengan komik berat dan penuh intrik, sangat disarankan untuk membaca komik ini.

Published by

yaya666

Hoby :Baca komik main game komputer dll... Likes :Banyak... Dislikes: Banyak... kuda lumping pap pap pap

2 thoughts on “Monster”

Komentar komentur komentir. Tinggalkan Komentar. But please dont leave any mean comment T_T..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s