Di Balik 98 Review

movie-review-di-balik-98-potret-emosi-peristiwa-bersejarah
Motivasi utama menonton film ini adalah Chelsea Islan. Motivasinya terlalu kuat bahkan mampu mengalahkan keinginan awal untuk melihat Benedict Cumberbatch dan Mba Keira di Imitation Game. Trailernya oke, posternya juga mantep, ide ceritanya juga mengangkat tragedi yang benar – benar terjadi di Indonesia. Sehingga ekspektasi saya terhadap film ini bakal keren kayak film Gie. tapi ternyata saya salah dan menyesal, Mestinya nonton film Imitation game aja tadi :p. jangan terlalu berekspektasi tinggi yo.  Langsung Review aja deh

Bercerita tentang Dua pasangan mahasiswa/i (Chelsea Islan dan Boy William)  yang menentang pemerintah dibalik tragedi 98. Jadi ceritanya fiksi ya, bukan film sejarah. ironi-nya dua pasangan tersebut berbeda etnis, lalu si Chelsea mempunyai kakak yang bekerja di dapur istana dan kakak ipar yang berprofesi sebagai tentara. sampai sini sudah bagus building nya, ekspektasi makin naik.

Kemudian ekspektasi dijatuhkan dengan adegan pemulung dan anaknya yang bikin saya bergumam ‘sinetron sekali’. lalu casting tokoh tokoh nyata seperti amin rais, habibie, yudhoyono, suharto, harmoko, wiranto, prabowo, dll yang menurutku kurang bagus. Ditambah cheesy – cheesy linenya waktu si chelsea marah – marah dengan Bang Dony Alamsyah, bikin suasana jadi canggung, bukan intens. Dari sini penyesalan datang, ditengah film kepala udah membayangkan mba Keira beradu akting dengan Benedict.  Tapi untung ada Neng Chelsea Islan mampu menjaga mood tidak terlalu bete. Akting Dony Alamsyah disini juga oke sekali.

Trus meskipun tragedi 98 bukan film sejarah, tapi tetap memberikan edukasi tentang apa yang terjadi dibalik tragedi 98. Soalnya pengetahuanku terhadap kejadian itu benar – benar blank, waktu itu umurku masih 8 tahun dan berlokasi di Makassar jadi tidak terlalu tahu. dan ternyata parah juga ya kejadian tragedi 98 itu. Di film ini juga ada adegan – adegan yang sepertinya  akan membuka luka lama.

Jadi kesimpulan : jangan terlalu berharap banyak dengan film ini. silahkan menikmati saja kecantikan neng islan. adalah beberapa pengambilan gambar juga yang bagus saat kerusuhan.  sehabis film seperti banyak juga yang kecewa seperti saya, dan ada juga yang berkomentar lumayan. tapi kalau dari saya sendiri masih kurang. dramanya kurang intens, masih seperti nonton sinetron. 6.2

/10 lah.

Published by

yaya666

Hoby :Baca komik main game komputer dll... Likes :Banyak... Dislikes: Banyak... kuda lumping pap pap pap

Komentar komentur komentir. Tinggalkan Komentar. But please dont leave any mean comment T_T..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s